Cara Mengatasi SD Card Write Protected

Kartu Memori atau SD Card sekarang ini banyak digunakan beberapa pemakai handphone.

Khususnya untuk mereka yang memori internnya telah penuh, walau sebenarnya masih perlu semakin banyak penyimpanan data.

SD Card mempunyai beragam jenis kemampuan. Dimulai dari beberapa GB sampai lebih dari 1 TB.

Tentu saja ini menjadi pilihan untuk pilih kemampuan sama sesuai keperluan.

Untuk masukkan data di dalamnya pasti seperti piranti penyimpanan biasa. Kita harus mengopi lebih dulu file-file yang diharapkan.

Umumnya demikian. Tetapi sudah pernahkah Anda menjumpai pesan SD Card Write Protected?

Arti Dari Write Protected Pada Kartu Memori

Apa sich yang diartikan Write-Protected? Jadi pokoknya kerja piranti penyimpanan itu dipisah dua:

  • Pertama Read
  • Yang ke-2 Write

Tujuannya:

Read yaitu Membaca beberapa data yang ada.

Write Adalah kegiatan menulis, seperti copy, paste dan format.

Khusus pesan Write-Protected umumnya dijumpai saat kartu memori ingin diformat.

Baca : Cara Memindahkan File ke Flashdisk

Mengapa SD Card Dapat Ada Pesan Write-Protected?

Mengapa SD Card dapat ada Write-Protected? Ada banyak pemicu dari kondisi ini.

Salah satunya:

  • Dikarenakan oleh tombol lock dari SD Card belum terbuka, hingga mengamankan peranan write dari SD Card.
  • Karena kerusakan dari pabrik (Defect). Misalkan baru membeli, lalu ingin diformat mendadak ada notifikasinya.

Untuk menanganinya, Anda dapat coba beberapa tips ini yang mudah-mudahan sukses diaplikasikan.

Baca : Menghilangkan Virus Flashdisk? Bisa Kok

1. Membuka Dahulu Tombol Lock Dari SD Card

Buka Kunci Kartu Memori

Tombol lock ini sepintas memang susah kelihatan. Terletak umumnya ada di bagian samping SD Card.

Sama seperti yang saya ngomong barusan, peranan tombol lock ini untuk mengamankan peranan write dari kartu Memori.

Cara membuka:

  • Mengambil kartu memori Anda
  • Selanjutnya check di bagian samping, geser ke status unlock
  • Atau check jika ada tombol lock, cukup pencet saja

Catatan:

  • Ingat ya, ini sangat penting. Tidak sedikit pemakai yang menyukai lupa untuk buka kunci ini waktu kartu memori baru saja dibeli.
  • Oh ya, mengapa harus digembok? Maksudnya untuk menahan kerusakan yang kemungkinan terjadi dari factor external. Misalkan karena virus, atau salah setting dari pemakai.

2. Garansikan Kartu Memori

Service Memori

Jika gunakan tombol lock belum berperan, coba garansikan kartu memorinya.

Argumennya satu, dicemaskan kartu memori itu alami error peranan write-nya tidak dapat dibuka.

Umumnya ini dikarenakan oleh defect. Memang hancur dari pabriknya. Jalan keluarnya:

Jika Anda beli kartu memori tidak jauh dari tempat Anda tinggal, mengganti kartu memorinya sama yang baru kemungkinan bisa saja anjuran yang baik.

Anda dapat sekalian mengujinya di toko penjual.

Tetapi jika membeli online yang notabene harus dikirimkan kembali (Perlu sedikit waktu), dapat mencoba dahulu beberapa cara seterusnya.

3. Membersihkan Kartu Memori Dengan Penghapus

Bersihkan Kartu Memori

Piranti seperti kartu memori itu punyai connector warna kuning, yang berperan sebagai penghubung.

Nach, kadang connector ini sukai kotor , yang mengakibatkan peranan kartu SD jadi terusik.

Dampaknya berbagai macam, satu diantaranya pesan Write-Protected bisa juga terjadi.

Cara membersihkan:

  • Mengambil kartu memori itu
  • Selanjutnya mengambil penghapus
  • Silahkan gosok sampai bersih
  • Selanjutnya mencari kain, lalu seka konektornya secara perlahan-lahan (Untuk hilangkan beberapa sisa penghapus yang melekat).

Cara yang lain dapat mencoba check video ini.

Jika sudah, dapat dicoba kembali memorinya.

4. Format Lewat HP Android

Pemberitahuan Write-Protected yang dijumpai saat format rerata diketemukan di mekanisme operasi Windows (PC atau Netbook).

Untuk mengatasi ini, saya punyai satu panduan tepat, yaitu coba format lewat HP Android.

Beberapa langkahnya lebih kurang semacam ini:

  • Masukan lebih dulu kartu memori di dalam HP
  • Kemudian membuka File Manager

Setting Lewat Android

  • Pencet pilihan Kartu Memori sampai ada opsi untuk Format
  • Tap Format untuk mengawali prosesnya

Menu Format Kartu Memori

  • Tinggal nantikan saja sampai usai

Catatan:

Oh iya, tidak seluruhnya File Manager ada feature format. Silahkan coba browsing di Google Playstore aplikasi File Manager. Di situ ada lumayan banyak ada.

Saya sendiri pernah cobanya. Di HP Android, peranan format dapat berjalan mulus dan kartu memori dapat digunakan kembali.

5. Memakai CMD

Di CMD Windows ada banyak perintah yang terkadang dapat menolong membenahi piranti hancur.

Misalkan harddisk dan flashdisk. Untuk di sini kita gunakan perintah diskpart.

Triknya semacam ini:

  • Hubungkan SD Card Anda ke Computer memakai Card Reader
  • Click tombol Windows + R > Tulis Run > Lalu click OK

Perintah CMD di Run

  • tahap selanjutnya tulis Diskpart lalu click Enter

Perintah Diskpart di Command Prompt

  • Sesudah masuk ke Diskpart > Tulis Listdisk > Lalu pencet Enter
  • Tulis Select Disk 1 > Lalu Enter (Samakan Disk 1 dengan kartu memori di Diskpart).

Pilih Disk

  • Seterusnya tulis attribute disk clear readonly > Pencet Enter
  • Tunggu hingga pesan Successfully ada

Terlepas kartu memori dari Card Reader, lalu pasang kembali untuk dicoba kembali.

6. Memakai Regedit

Pengaturan Write Protected

Regedit ialah program yang berperan untuk atur komposisi pada mekanisme Windows.

Baik itu dari Aplikasi sampai booting. Nach, di Regedit ada perintah Write Protect yang berperan untuk mengamankan peranan write pada piranti tertentu.

Coba matikan feature ini:

  • Pencet tombol Windows + R > Tulis Regedit > Lalu click OK
  • Cara selanjutnya membuka HKEY_LOCAL_MACHINE > SYSTEM > CurrentControlSet
  • Lalu masuk ke Kontrol > StorageDevicePolicies
  • Disitu ada pengaturan Write Protect. Silahkan dibuka.
  • Ganti nilainya jadi 0 selanjutnya click OK.

Sesudah feature Write-Protect mati, coba test format SD Card Anda.

7. Memakai Low Level Format

Tampilan Low Level Format Memori

Lain dengan format biasa, Low Level Format ialah sistem format piranti penyimpanan yang hasilnya akan betul-betul bersih.

Nach, error Write-Protected bisa juga kita menghilangkan dengan sistem LLF ini. Triknya semacam ini:

  • Mencari aplikasi HDD Low Level Format di Google
  • Taruh dan membuka Aplikasinya
  • Hubungkan kartu memori ke Computer menggunakan Card Reader
  • Lalu turuti tutorial format aplikasinya

Catatan:

Prosesnya cuman perlu sekitaran 1 – 2 menit saja. Tetapi bila SD Card Anda memiliki besar dan banyak datanya, kemungkinan perlu waktu lebih.

Umumnya cara ini kerap diaplikasikan di flashdisk atau harddisk yang mulai hancur. Tetapi di SD Card work juga.

Baca : Cara Membuat Bootable Pada Flashdisk

Akhir Kata

Pesan Write-Protected pada SD Card terbanyak muncul karena tombol kunci yang belum dibuka, dan defect dari pabrik.

Walaupun demikian, tidak ada kelirunya untuk coba beberapa jalan keluar yang lain.

Sebab bisa jadi solusi-solusi itu efisien membenahi permasalahan ini di kartu memori Anda.

Begitu, mudah-mudahan menolong.

Leave a Reply