Cara Setting Nox Supaya Lancar Tidak Lag Dan Tidak Patah-Patah

Nox – Salah satunya emulator Android untuk komputer atau laptop, yang dikenali mempunyai kestabilan tinggi.

Saya sendiri telah lumayan lama memakai Nox. Umumnya sich buat sekadar main beberapa game Android yang gameplay-nya cukup lama.

Untuk saya sendiri, FPS yang didapat saat bermain game tidak jadi permasalahan.

Baik itu pada game Mobile Legend, atau game seperti PUBGM, Free Fire, dan Rules of Survival.

Tetapi buat yang gunakan komputer low spec, tidak sedikit pada mereka yang alami permasalahan game lag, patah-patah, atau macet saat memakai Nox.

Akhirnya, bermain game juga jadi kurang nyaman.

Penyebab Nox Lag Saat Digunakan Main Game

Contoh Tampilan Aplikasi Nox

Awalnya, harus dipahami nih, jika emulator Android di Windows itu bekerja seperti sebuah OS virtual . Maka, beban CPU akan semakin bertambah lumayan banyak.

Disamping itu, tiap game Android itu punyai keperluan spesifikasi masing-masing, meskipun memang tidak ditulis langsung.

Maka tidak boleh bingung, jika misalkan Anda bermain POU tidak ada permasalahan, tetapi waktu main PUBG justru patah-patah. Argumennya ke-2 game itu memang punyai grafis yang berbeda jauh.

Cara Mengatasi Nox yang Lag / Patah-Patah Agar Jadi Lancar

Saat kita install Nox, kan penataannya itu masih juga dalam kondisi standar (bawaan).

Nach, ini dapat kita mengatur kembali, agar FPS bertambah di saat dipakai bermain game kelak.

Berikut, saya akan membagi cara mengendalikannya, dan beberapa panduan di luar pengaturan, agar performa Nox dapat semakin maksimal.

Baca : Cara Menginstal Phoenix OS di Komputer/Laptop untuk Bermain Game Android (Komplet dengan Gambar).

#1. Aktifkan VT Prosesor

Apakah itu VT? Secara singkat, VT ini berguna untuk meningkatkan performa mesin virtual. Misalnya pada emulator yang kita ulas ini.

Ada dua tipe VT yang dapat kita jumpai:

Intel Intel VT (Intel Virtualization Technology)

AMD AMD-V (AMD Virtualization Technology)

Ke-2 nya punyai cara kerja yang serupa. Tetapi yang harus dipahami, tidak semua type prosesor keluaran dua produsen barusan, telah memberikan dukungan fitur ini.

Maka silahkan check dahulu, apa prosesor yang Anda pakai telah dukungan atau memang belum.

#1. Gunakan CPU-Z

Install aplikasi CPU-Z lebih dulu.

Membuka aplikasinya bila .

Check di bagian Instruction, apa tercantum Intel VT atau AMD-V.

Aplikasi CPU Z untuk Cek Virtualisasi

#2. Menggunakan LeoMoon CPU-V

  • Unduh dahulu aplikasi LeoMoon CPU-V.
  • Ekstrak aplikasinya, selanjutnya membuka.
  • Jika prosesor Anda telah memberikan dukungan fitur Virtualization, maka ada pertanda contreng Supported.

Aplikasi Leomoon CPU

Nach, jika sudah check dan dukungan, karena itu Anda tinggal aktifkan saja. Triknya yakni dengan lewat BIOS.

Untuk terletak sich memang berbeda, bergantung dari tipe, merek dan type motherboard yang digunakan di PC atau laptop Anda.

Garis besarnya dapat saksikan video ini.

#1. AMD-V

#2. Intel-VT

Catatan:

Peran Virtualization pada prosesor ini benar-benar efisien untuk meningkatkan performa Nox, lho.

Argumennya, emulator Android itu digerakkan lewat virtual di Windows, yang mana ini akan meningkatkan beban kerja CPU.

Nach, dengan aktifkan fitur Virtualization, beban itu tentu saja akan menyusut.

#2. Optimalkan Pengaturan Core CPU

Berapakah core CPU dari prosesor yang Anda gunakan? Tahu tidak, jika Nox itu (pada kondisi fresh install) umumnya cuman atur optimal 2 core saja?

Ini tentu saja bisa saja kekuatan tertentu, untuk meningkatkan performa penggunaan Nox, lho.

Apa lagi kerja emulator Android itu akan makin baik bila ada makin banyak core CPU yang jalan.

Triknya semacam ini:

  • Click simbol Setting pada bagian atas kanan Nox (samping tombol minimize).
  • Click tab Advanced Settings.
  • Ganti jumlah core CPU Anda, sesuai jumlah core prosesor yang ada.

Setting CPU Nox

Jika pengaturan itu tidak bisa dijangkau, memiliki arti Anda belum aktifkan fitur Virtualization, seperti yang pernah diulas di point awalnya.

Maka silahkan aktifkan dahulu, ya.

Tambahan:

Oh iya, bila Anda tidak ketahui berapakah jumlah core ada pada prosesor, coba pakai kembali aplikasi CPU-Z. Kelak ada info detilnya di situ.

Jika CPU Anda punyai 4 core 4 thread, lebih bagus mengatur saja langsung ke keadaan maksimumnya.

Baca : Super Enteng, Berikut 6 Referensi OS Android yang Dapat Dijalankan di PC/Laptop.

#3. Optimalkan Pengaturan RAM

Penggunaan RAM pada aplikasi memang seharusnya dimaksimalkan. Apa lagi jika digunakan buat main game, yang notabene perlu resource RAM relatif besar.

Pengaturan RAM di Nox, standar-nya sekitaran 1.5 GB. Jika cuman untuk pemakaian lumrah, sebetulnya jumlah sebesar ini juga cukup.

Dan jika Nox ini ditujukan buat jalankan game berat, seperti PUBG, Free Fire, Mobile Legend, dan sebagainya, karena itu lebih bagus mengatur minimum 4 GB.

Berikut cara mengendalikannya:

  1. Membuka Setting Nox lebih dulu.
  2. Masuk ke tab Advanced Settings.
  3. Di samping kanan sisi pengaturan CPU, ada pengaturan RAM.
  4. Mengatur kolomnya jadi 4 GB, atau samakan dalam jumlah RAM pada komputer Anda.

Pengaturan Memori RAM NOX

Lebih kurang demikian. Tetapi dibanding atur kemampuannya persis sama dalam jumlah RAM komputer, lebih bagus sisakan sedikit resource-nya.

  • Misalkan, RAM komputer Anda 8 GB, nih. Karena itu, di pengaturan ini, mengatur saja RAM itu jadi 6 GB.
  • Ini mempunyai tujuan agar mekanisme (Windows) tidak lelet atau hang.

#4. Optimalkan Pengaturan Render dan Frame Rate

Untuk yang belum mengetahui, Nox sebetulnya mempunyai pengaturan render, di mana pengaturan ini bisa disamakan dengan VGA yang digunakan.

Disamping itu, ada pengaturan frame rate. Perannya untuk atur batas jumlah FPS saat game sedang jalan.

Ke-2 pengaturan ini harus ditata, lho.

  • Untuk frame rate, dapat mengatur ke 60 FPS, agar game dapat jalan secara smooth dan lancar.
  • Dan untuk render, ada dua tipe pengaturan yang dapat diputuskan, yakni OpenGL dan DirectX.

Setting Render Dan Frame Rate

Apa sich perbedaan OpenGL dan DirectX?

OpenGL OpenGL ini lebih enteng, hingga pas untuk Anda yang ingin meningkatkan performa game.

DirectX DirectX mempunyai kestabilan yang lebih bagus, hingga pas untuk jalankan game agar tidak ada frame drop mendadak.

Agar lebih gampang, Anda dapat cobanya saja satu-persatu, dimulai dari yang kurang lebih terbaik dengan keadaan Anda.

#5. Mengatur Driver VGA

Pengaturan Driver VGA NOX

Panduan yang lain yang dapat dilaksanakan untuk meningkatkan performa game di Nox, yaitu dengan mengelola pengaturan driver VGA.

Pengaturan ini, baik langsung atau tidak, bisa dibuktikan dapat mengatasi lag pada Nox, lho.

Nach, biasanya ada 3 tipe pengaturan grafis pada VGA:

  • Balanced.
  • High.
  • Performnce.

Secara standar, pengaturan driver VGA ini memakai model Balanced. Karena itu, di sini kita dapat menggantinya jadi Performnce, dengan keinginan performa Nox dapat jadi lebih bertambah.

Turuti beberapa langkah ini:

  • Click kanan pada Dekstop, selanjutnya click Driver VGA.
  • Masuk pengaturan Game, Global Setting, 3D Setting, atau semacamnya.
  • Mencari pengaturan Grafis.
  • Ganti dari Balanced jadi Performnce.

Secara garis besarnya semacam itu, karena VGA AMD dan NVIDIA, punyai penampilan driver yang lain. Bahkan juga di setiap versi juga letak penataannya kemungkinan tidak sama.

Khusus untuk pemakai VGA AMD, di sini saya pernah mengulas panduan atur driver-nya. Baca di Cara Setting VGA AMD.

#6. Mengatur Grafis Langsung Dalam Game

Setting Grafis PUBGM

Jika Anda mainkan beberapa game populer di Android, tentu pernah mendapati pengaturan grafis kan? Misalkan, sama dalam game PUBG Mobile dan Free Fire.

Seperti apa yang sudah kita ketahui awalnya, asumsinya, makin tinggi pengaturan grafis yang dipakai, maka semakin berat juga performanya.

Terhitung pada Nox, hingga jika pengaturan ini kurang pas, dapat menyebabkan game justru jadi lag.

Cara aturnya lebih kurang semacam ini:

Cukup membuka game-nya, lalu masuk ke pengaturan grafis

Nach, tinggal turunkan saja jadi low

Atau samakan dengan kekuatan detail piranti

Disamping itu, ada banyak game yang punyai pengaturan High FPS Mode. Pengaturan ini janganlah lupa diaktifkan , ya. Efeknya cukup, lho.

Baca : Cara Mengatasi Nox Blackscreen.

#7. Perbarui Driver VGA (Tambahan)

Cek Update Driver

Saya pernah ngomong di artikel Cara Tepat Mengatasi Game PC Lag, jika versi driver VGA itu dapat punya pengaruh pada performa game.

Hal itu karena, saat supplier mengupdate versi driver, karena itu performa VGA (lebih persisnya aplikasi) akan bertambah.

Disamping itu, beberapa bug yang pernah ada akan lenyap.

Catatan:

Selalu mengupdate driver VGA, adalah kegiatan yang dianjurkan langsung oleh faksi Nox sendiri.

Oleh karena itu, selalu check keadaan driver Anda, dan lakukan update saat versi baru telah ada.

Sebetulnya, panduan ini tidak masuk ke ulasan cara setting, sich. Tetapi cukup , agar FPS game di Nox bertambah.

Penutup

Demikianlah ulasan mengenai cara setting Nox, agar game tidak lag dan jadi makin lancar.

Harus diingat, penataan-pengaturan yang dibagi di sini, mempunyai tujuan untuk mengoptimalkan performa Nox dan game-nya.

Nach, jika detail komputer yang digunakan terlampau rendah, karena itu pengaturan barusan kemungkinan tidak akan terlampau punya pengaruh . Maka, jika keadaannya semacam ini, ingin tidak mau harus up-grade hardware.

Kemungkinan cuma hanya itu ulasan ini kali. Jika ada yang ingin ditanya sekitar Nox, dapat kirim komentar lewat kolom yang ada berikut ini, ya.

Mudah-mudahan berguna.

Leave a Reply